Dulu,ada seorang kholifah/presiden. Namanya Umar bin abdul Aziz.Beliau adalah seorang yang sangat zuhud dan hati-hati.Ndak banyak orang tau bahwa sebelumnya beliau adalah seorang pemuda yang sangat glamour dan hidup dalam kemewahan. Beliau hidup dalam dinasti Bani Umayyah yang terkenal dengan kemewahannya.Saking mewahnya,setiap baju mewah yang pernah dipakainya tidak akan dipakai lagi.Ia menganggap baju yang sudah pernah dipakainya sudah usang.
Umar bin Abdul Aziz sangat memperhatikan penampilannya.Umar bin abdul aziz zaman dulu ndak kalah dengan David Beckham yang selalu menghabiskan waktu dua jam untuk berdandan. Beliau selalu memakai minyak wangi yang sangat wangi.Bahkan aroma wanginya sudah tercium dari jarak beberapa meter. Bahkan para pelayannya selalu antri di tempat penyucian bajunya untuk mengambil air bekas pembilasan bajunya.
Rupanya Alloh menghendaki kebaikan pada Umar bin abdul Aziz,Cucu umar bin Khottob ini.Perubahan drastis terjadi dalam hidupnya.Pernah suatu ketika beliau menaruh rasa cinta yang sangat besar kepada seorang gadis cantik jelita bernama Fatimah.Namun pada waktu itu sang istri tidak mengizinkannya untuk berpoligami dengan Fatimah.Rasa cinta beliau ndak terbendungkan.
Namun,ketika beliau menjadi kholifah,tiba-tiba kesadaran spritualnya justru tumbuh mendadak pada detik inaugurasi-nya.Beliau bertaubat. Semanjak itulah ia bertekad untuk berubah dan mengubah dinasti Bani Umayyah.Namun umar memulai perubahan besar dalam dirinya.
Keinginan beliau bukanlah impian yang menyenangkan.Rintangan demi rintangan datang mengahampirinya,cobaan demi cobaan mengoyak keteguhan tekatnya.Cobaan pertama justru datang dari istrinya.Sebuah cobaan yang sangat menyenangkan dari sisi luarnya.Pada waktu itu sang istri membawa Fatimah,gadis idamannya dan menawarkan kepada Umar bin abdul aziz untuk dinikahi.Istrinya hanya ingin memberikan dukungan moral kepada suaminya.
Saat itu merupakan saat terindah dalam hidup umar,sekaligus saat paling mengharu biru.Kenangan romantika sebelum saat perubahan bangkit kembali dan menyalakan api cinta yang dulu pernah membakar segenap jiwanya. Cinta dan cita bertemu dan bertarung.
Apa salahnya Umar menikahi gadis itu?Tidak ada!Tapi,"tidak!Ini tidak boleh terjadi.Saya benar-benar tidak mengubah diri saya kalau saya masih harus kembali ke dunia perasaan semacam ini,"kata Umar.Cinta yang terbelah dan tersublimasi diantara kesadaran psiko-spritual,berujung dengan keagungan,Umar memenangkan cinta yang lain,karna memang ada cinta diatas cinta! Akhirnya ia menikahkan gadis cantik yang bernama fatimah itu dengan pemuda lain.
Tidak ada cinta yang mati di sini.Karena sebelom meninggalkan Umar,gadis itu bertanya dengan sendu,"Umar,dulu kamu pernah sangat mencintaiku,tapi,kemanakah cinta itu sekarang?"Umar bergetar haru,namun kemudian menjawab,"cinta itu masih ada,bahkan kini cinta itu jauh lebih dalam,tapi aku tidak ingin kembali ke dunia perasaan seperti ini.Aku ingin berubah...."
Baca juga: hhtp://klikblogsaya.wordpress.com
........................
KEINDAHAN CINTA memang selalu merasuk ke dalam jiwa.Cinta memanglah kebutuhan manusia.Namun,cinta bisa juga menghancurkan manusia.Cinta akan memperindah kehidupan,tetapi tak jarang cinta membuat seorang terlilit duka lara,berprilaku hina. Cinta yang berkah adalah cinta yang dibalut dengan perasaan takut kepada alloh.cinta yang hina adalah cinta yang dibalut dengan nafsu semata.
Memang wajar,seorang laki-laki mencintai perempuan,maupun sebaliknya. Namun penyaluran cinta bukanlah dengan hawa nafsu. Cinta yang dibungkus dengan ilmu dan pemahaman yang benar akan mengantarkan seseorang ke jalan yang bahagia.
Beliau,Umar bin abdul Aziz mengajari kita untuk menahan diri dari cinta yang bersifat rendahan.Jika ada cinta lain yang lebih agung,mengapa harus memilih cinta yang murahan ?. Beliau memang cinta kepada Fatimah.Namun ketika ia memulai titik perubahannya,ia menemukan cinta yang lebih agung dari sebelumnya.Yaitu cinta kepada Alloh:cinta dengan mengikuti perintahnya dan menghindari larangan-Nya.Cinta Umar kepada Alloh merupakan cinta yang hakiki dan dikenang hingga akhir zaman.
Wallohu A'lam bish Showwab
Join Facebook : https://www.facebook.com/mustaam2812

Tidak ada komentar:
Posting Komentar