Pernahkah anda mendengar tentang cerita cinta Sayyid Qutub ?
Pernah jatuh cinta dua kali dalam sejarah hidup beliau. Tapi,dua kali juga ia patah hati. Wanita pertama berasal dari desa beliau sendiri yang kemudian menikah dan bertahan hanya 3 tahun setelah sayyid quthub pergi ke Kairo untuk belajar. Sayyid menangisi peristiwa itu.
Wanita kedua berasal dari Kairo.Untuk ukuran mesir wanita ini ndak termasuk cantik,kata sayyid. Namun,ada gelombang yang unik yang menyirat dari sorot matanya,katanya menjelaskan pesona sang kekasih. Tragedinya justru terjadi pada hari pertunangan. sambil menangis,wanita itu menceritakan bahwa sayyid adalah orang kedua yang telah hadir dalam hatinya.Pengakuan itu meruntuhkan keangkuhan sayyid,karena ia memimpikan seorang yang perawan fisiknya perawan pula hatinya. Wanita itu hanya perawan pada fisiknya.
Sayyid quthub tenggelam dalam penderitaan yang panjang. Ia akhirnya memutuskan hubungannya.Namun,itu membuatnya tambah menderita.Ketika ia ingin kembali,gadis itu justru menolaknya. Ada banyak puisi yang lahir dari penderitaan itu. Ia bahkan membukukan romansa itu dalam sebuah roman.
"Aku minta kepada alloh sebuah bunga segar.
Namun Dia memberiku kaktus berduri
Aku minta kepada Alloh binatang mungil nan cantik.
Namun ia memberiku ulat berbulu.Aku sedih dan kecewa.
Betapa tidak adilnya ini. Namun kemudian kemudian kaktus itu berbunga indah.Dan ulat berbulu itu pun menjelma menjadi kupu-kupu nan elok.
Dan aku tersadar,itulah jalan Alloh,Indah pada waktunya".
Kegagalan cinta bagi seorang pejuang merupakan suatu yang biasa. Apalagi cinta itu hanya kepada makhluk. Meskipun begitu,harus kita sadari bahwa seberapapun tinggi kedudukan seseorang,juga memerlukan cinta. Ya,seperti laki-laki normal lainnya,bisa mencintai seorang wanita.
Cinta bagi sayyid Quthub memanglah penting. Namun ia tidak memposisikannya diatas segala-galanya. Terbukti,ketika dua kali gagal,ia tidak terjerumus pada maksiat.Justru ia menyibukkan diri dengan hal-hal yang lebih penting dari sekedar seorang wanita.
"Apakah kehidupan tidak menyediakan gadis impianku.
atau,perkawinan pada dasarnya tidak sesuai dengan kondisiku"
(sayyid Quthub)
Sekian,terima kasih atas kunjungan anda.Semoga memberikan manfaat bagi penulis,saya sendiri,musta'am dan pembaca. Jangan lupa dibagikan,ya.
Baca juga :
...................................................................



